Meski hasilnya tidak seakurat pemeriksaan laboratorium, langkah-langkah berikut ini bisa dilakukan untuk mengenali perbedaan antara madu asli dan madu tiruan :RASA
Madu Asli : rasa manisnya tidak membuat tenggorokan gatal, karena manis yang dihasilkan bukan dari gula.
Madu Palsu : rasanya manis seperti gula. Jika diminum terlalu banyak, tenggorokan akan terasa gatal sebab pemanis yang digunakan adalah biang gula.
HAWA
Madu Asli : mengeluarkan hawa panas.
Madu Palsu : tidak mempunyai hawa panas karena bukan dihasilkan dari lebah.
PENGUJIAN DENGAN AIR
Madu Asli : ketika dituang ke dalam gelas yang berisi air, madu akan mengendap di dasar dan tidak akan bercampur dengan air.
Madu Palsu : madu langsung larut ketika dituang ke dalam air.
PENGUJIAN DENGAN KERTAS
Madu Asli : tidak akan menyerap ketika diteteskan diatas kertas.
Madu Palsu : menyerap ketika diteteskan diatas kertas karena kandungan air pada madu palsu cukup tinggi.
PENGUJIAN DENGAN TELUR
Madu Asli : mampu menghilangkan bau amis ketika dicampur dengan telur ayam atau bebek mentah.
Madu Palsu : tidak bisa menghilangkan bau amis saat dicampur dengan telur bebek atau ayam mentah.
PENGUJIAN DENGAN DIKOCOK
Madu Asli : ketika dikocok. botol yang berisi madu asli akan berbusa. Kemungkinan tutup botol bisa terbuka karena besarnya tekanan busa dan gas.
Madu Palsu : tidak berbusa ketika dikocok. Warnanya akan kembali kecoklatan dan tidak menghasilkan buih seperti madu asli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar