Kamis, 30 September 2010

Lima Hal Perusak Kulit

5 Hal tidak Terduga Perusak Kulit


5 Hal tidak Terduga Perusak Kulit
salonnordic.com
SERINGKALI perempuan berpikir bahwa permasalahan kulit bisa diselesaikan dengan tabir surya dan pelembab. Padahal banyak hal yang sering kita lakukan justru membuat kulit kita rusak, terlihat menua, dan tidak segar karena berbagai kebiasaan yang tidak kita sadari.

Dermatolog Dr Dennis Bruto berbagi berbagi lima hal rahasia yang bisa merusak kulit.

1. Kacamata dan soft lens
Apa pun yang membuat Anda menyipitkan mata seperti membaca atau bekerja di ruangan yang temaram termasuk tidak memperbarui kacamata atau sof lens yang sudah tidak sesuai akan menciptakan garis-garis halus di sekitar mata.

2. Sauna 
Sauna baik untuk detoksifikasi karena uap panasnya memaksa racun-racun keluar dari dalam tubuh. Tetapi Dr Bruto mengatakan sauna harus dibatasi untuk anak-anak karena justru mempunyai efek buruk membusukan elastin dan kolagen kulit.

3. Olahraga high impact
Olahraga high impact seperti lari jarak panjang sangat baik bagi hati namun tidak baik untuk tumpukan lemak di bagian belakang tubuh. Jika Anda menyukai berjalan, berjalanlah saja.

4. Tidak tidur
Sesekali mungkin kita butuh waktu lebih banyak sehingga perlu lembur dan melewatkan waktu tidur. Padahal kebiasaan ini sangat buruk bagi kulit kita. "Kurang tidur bisa jadi stres termasuk kulit kita juga stres karena menghasilkan radikal bebas," kata Dr Bruto. Radikal bebas berarti Anda terlihat lebih tua, lebih cepat.

5. Air keran
Klorin dalam air keran akan menyebabkan kekeringan dan iritasi pada kulit terutama pada musim dingin ketika kelembapan kurang ada di udara untuk menyeimbangkannya. (*/OL-06)

Sumber : mediaindonesia.com

Minuman Herbal Untuk Anak

5 Minuman Herbal Aman bagi si Kecil


5 Minuman Herbal Aman bagi si Kecil
pourfemme
APABILA anak tiba-tiba mengalami beberapa gejala seperti demam, masuk angin, dan gatal-gatal, janganlah panik dan memberikan obat kimia. Untuk menenangkannya Anda dapat membuat minuman herbal yang aman dan sehat bagi si kecil hanya dengan bahan-bahan sederhana yang biasa ada di dapur kita.

1. Kunyit
Kunyit mengandung minyak asiri, curcumin, turmeon, dan zingbera yang ampuh menurunkan demam. Selain itu, kunyit juga mengandung zat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Bila anak demam, ambil 10 gram kunyit, kupas, bersihkan, dan parut. Lalu, ambil 125 mililiter air panas, 1 sendok air jeruk nipis, dan 4 sendok makan madu. Campur semua bahan tadi lalu saring untuk diambil airnya. Berikan 3 kali sehari untuk anak.

2. Temulawak
Temulawak mempunyai zat aktif seperti germacrene, zanthorrhizol, dan alpha beta curcumena. Temulawak bermanfaat sebagai antiperadangan, antibiotik, meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Ambil 10 gram rimpang temulawak, 125 mililiter panas, 2 sendok makan madu dan bunga kapuk/randu. Parut rimpang temulawak, tambahkan air dan aduk sampai rata, saring, kemudian ambil sarinya. Campur sari temulawak dengan air panas dan madu serta sari bunga kapuk/randu tersebut. Berikan kepada anak 3 kali sehari.

3. Sambiloto
Sambiloto mengandung androgramafoll lactones (zat pahit), diterpene, glucosides, dan flavonoid yang mampu panas. Menurut sebuah penelitian, 6 gram sambiloto per hari sama efektifnya dengan parasetamol. Seluruh bagian dari sambiloto dapat digunakan sebagai obat herbal. Ambillah 20 gram daun sambiloto kering, 50 gram ubi kunyit kering, 300 mililiter air, dan 300 mililiter madu. Campur daun sambiloto, kunyit, dan air lalu masak sampai mendidih dan air tersisa setengahnya. Angkat dan saring air kemudian tambahkan madu. Berikan kepada anak 3 kali sehari.

4. Brotowali
Brotowali digunakan untuk pemakaian luar. Brotowali ampuh menyembuhkan luka dan gatal-gatal akibat kudis. Ambil 2-3 batang brotowali kemudian potong kecil-kecil dan siapkan 1,5 liter air bersih. Rebus air dan masukkan irisan brotowali lalu didihkan. Saring dan oleskan untuk mengobati luka atau gatal-gatal akaibat kudis. Berikan 3 kali sehari.

5. Kencur
Kencur selama ini memang dikenal ampuh meredakan batuk. Coba ambil 5 gram kencur segar kemudian cuci bersih dan parut. Ambil 2 sendok makan air matang dan 1 sendok makan madu. Kemudian parutan kencur tambahkan air matang tadi lalu aduk hingga rata dan saring. Tambahkan madu dan aduk sampai rata. Berikan 2-3 kali sehari.  (Pri/OL-06) 

Sumber : mediaindonesia.com

Rabu, 22 September 2010

Berpikir Positif


Ayo Latihan Berpikir Positif

Sukses bisa diraih dengan berpikir positif.

Kemampuan diri berpikir positif bisa didapati setiap orang. Asalkan mau berlatih dan mengasahnya, agar energi negatif dalam diri tergantikan dengan sikap dan pikiran positif. Temukan juga kebaikan dari berpikir positif, supaya Anda lebih bergairah meningkatkan kekuatan dari dalam diri ini.

Dia Thabet, mentor coach pendiri situs 2achieveyourgoals, menjelaskan makna positive thinking.  Dijelaskannya, positive thingking adalah kecenderungan yang mendorong pikiran Anda untuk menerima ide, gagasan, gambaran, kata, ucapan yang kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana, yang kemudian memberikan dampak positif terhadap diri Anda dan menggiring Anda menuju pencapaian positif. Sederhananya, kekuatan berpikir positif yang muncul dari dalam diri membantu Anda untuk selalu melihat sisi baik dari setiap situasi dan meyakini bahwa Anda bisa meraih apapun yang ingin dicapai dalam hidup.

Jika sudah memahaminya, mulailah untuk menyingkirkan pikiran negatif dan belajar mendalami kekuatan pikiran positif. Langkahnya:

1. Bertemanlah dengan orang-orang yang selalu berpikir positif dan optimis. Optimisme adalah lawan dari pesimisme, jadi lawanlah sikap pesimis. Belajarlah mengasah optimisme dengan berkawan dan menjalin hubungan positif dengan orang-orang atau lingkungan yang positif.

2. Identifikasi setiap pikiran negatif yang tiba-tiba muncul di benak Anda. Singkirkan segera sebelum pikiran jahat atau negatif ini menguasai emosi. Mulailah belajar mengontrol pikiran, yang juga akan membantu Anda mengontrol emosi.

3. Jangan patah arang jika disepelekan. Jika seseorang mencoba menekan Anda untuk membuat Anda depresi, berpikirlah sebaliknya. Misalnya, jika ada yang bilang bahwa Anda takkan bisa sukses atau meraih apa yang Anda inginkan, jangan ambil pusing perkataannya. Jadikan perkataannya sebagai tantangan bagi diri Anda. Inilah waktunya untuk membuktikan kekeliruannya menilai Anda.

4. Lakukan sekarang juga, jangan menunda. Saat Anda memulai melatih diri berpikir positif artinya Anda sudah bertindak untuk kebaikan diri sendiri. Memulai langkah akan membuat Anda lebih bahagia dan mendorong semangat untuk menghadapi berbagai risiko dalam mencapai tujuan Anda.

5. Jangan lakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu dan kesempatan yang sama membuat rasa gugup dan tertekan muncul lebih hebat. Saat emosi ini muncul, di situlah pikiran negatif memainkan perannya. Disiplin diri, mengerjakan satu-persatu pekerjaan dengan efektif dan efisien tanpa menunda, membuat energi positif lebih menguasai diri Anda.

6. Latih diri untuk tekun, gigih, dan pantang menyerah. Memulai pekerjaan akan lebih mudah daripada mempertahankan motivasi untuk menyelesaikannya. Kegigihan, ketekunan, dan sikap pantang menyerah menjadi kunci untuk menghadapi berbagai kendala yang ditemukan untuk mencapai tujuan Anda. Kebiasaan berpikir positif terlatih dengan sikap ini. Teruslah melatihnya hingga kemampuan berpikir positif berurat-akar dalam diri.

7. Yakin dengan diri sendiri dan kemampuan Anda. Tingkatkan selalu kepercayaan diri Anda. Jangan biarkan pikiran negatif menghentikan motivasi diri meraih pencapaian yang sudah Anda rancang sejak awal. Kepercayaan diri menjadi modal penting untuk meraih tujuan dan berbagai impian Anda.

8. Dengarkan dan bacalah. Banyak cara bisa dipilih untuk membantu Anda meningkatkan kemampuan berpikir positif. Membuka telinga lebar untuk mendengar berbagai hal baik atau buruk yang bisa menjadi pembelajaran di sekeliling Anda. Membaca berbagai referensi juga bisa membantu Anda meraih tujuan.

Sumber : Kompas.com

Penyebab Keringet Buntet

Keringet Buntet, Apa Penyebabnya?
Bagian tubuh yang sering kena biang keringat adalah daerah kepala, punggung, dada, dan bahkan muka.


Keringet buntet alias biang keringat merupakan kelainan kulit yang disebabkan tersumbatnya kelenjar keringat. Karena ada istilah "tersumbat" inilah makanya orang awam kerap menyebut biang keringat sebagai keringet buntet. Bagian tubuh yang diserang adalah daerah kepala, punggung, dada, dan bahkan muka. Maklumlah, hampir semua anggota tubuh manusia mengandung kelenjar keringat, kecuali mulut.

Sejak manusia lahir, terang dr Ari Muhandari Ardhie, SpKK, spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Kulit & Kelamin RSAB Harapan Kita, Jakarta, sudah memiliki kelenjar keringat dan jumlahnya tak akan berubah karena tak ada penambahan. "Hanya pada bayi fungsi kelenjar keringatnya belum berjalan sempurna sehingga bayilah yang lebih kerap mengalami sumbatan kelenjar keringat." Itulah mengapa, biang keringat lebih umum ditemukan pada bayi.

Baju dan ventilasi  
Tetapi, bukan berarti setiap bayi akan mengalami biang keringat, lo. Banyak juga, kok, bayi yang tak mengalaminya. Bukan lantaran bayi yang satu lebih rentan dengan biang keringat dibanding bayi lainnya, melainkan perawatan kulitnya. "Jika kulit bayi dirawat dengan baik, biang keringat juga tak akan terjadi, kok," ujar Ari.

Apalagi, tambahnya, biang keringat sebenarnya mudah dihindari. Misalnya, dengan memakaikan baju dari bahan yang menyerap keringat. Bahan katun bisa menjadi salah satu alternatif. Tapi modelnya jangan terlalu ketat, lho. Kalau modelnya ketat, meskipun bahannya katun, tetap saja akan mudah keringatan. Tapi kalau longgar, kan, lebih nyaman. Tentunya, ventilasi ruangan juga harus diperhatikan agar sirkulasi udaranya bagus.

"Nah, inilah prinsip-prinsip dasar mencegah dan mengobati tahap pertama biang keringat," tukas Ari. Jadi, Bu-Pak, bila si kecil mengalami biang keringat segeralah cari faktor pencetusnya, apakah karena pakaiannya yang tak tepat ataukah ventilasinya kurang. Bila keduanya sudah baik namun masih terjadi biang keringat, "bisa jadi karena kelalaian sang ibu atau pengasuhnya," tandas Ari. Misalnya, saat bayi berkeringat banyak dan bajunya basah tak langsung diganti bajunya dan dikeringkan badannya. Hal ini juga memicu terjadinya biang keringat, lho.

Bedak gatal 
Biasanya para ibu akan memberi bedak tabur bayi di daerah yang terkena biang keringat. "Enggak apa-apa, kok, karena fungsi bedak, kan, untuk menyerap sisa kelembaban sehingga kulit jadi kering kembali," kata Ari. Juga, tak usah khawatir kulit si kecil akan bertambah kering dan bersisik dengan digunakannya bedak tabur. "Tanpa diberi bedak pun, pada dasarnya kulit dengan biang keringat sudah seperti bersisik kasar karena bentuknya yang bintil-bintil kecil berisi air.

Lagi pula, dalam waktu singkat juga akan dibuang bersama pengelupasan kulit karena letaknya sangat dangkal," terangnya. Bisa juga digunakan bedak khusus untuk mengatasi biang keringat yang dijual di pasaran, terutama bila biang keringatnya tetap membandel. "Bedak-bedak tersebut biasanya mengandung zat tambahan untuk mengurangi rasa gatal. Namun tak apa, karena prinsip pengobatan biang keringat hanya symptomatic  atau mengurangi gejalanya saja. Selain itu, tentunya para produsen pun sudah memperhitungkan bahan-bahan yang aman bagi bayi."

Adapun bahan tambahan yang biasanya digunakan untuk mengurangi rasa gatal biang keringat ialah calamine  dan mentol. "Kedua bahan ini aman untuk bayi," ujar Ari. Tapi tentu yang namanya individual cases  atau exceptional casespasti ada. Misalnya, bayi A ternyata tak cocok pakai bedak biang keringat. "Mungkin ia rentan karena usia yang lebih muda. Bukankah usia muda memang lebih mudah mengalami iritasi?"

Nah, kalau sudah demikian berarti sudah menjadi tugas dokter. Serahkan juga pada dokter bila biang keringat akhirnya menjadi infeksi sekunder yang biasanya kerap terjadi pada biang keringat tipe dua"Karena gatal, maka anak-anak kerap menggaruknya sehingga terjadi infeksi sekunder. Bintil-bintil yang berwarna merah tersebut akan berisi nanah," tutur Ari. Biasanya dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan obat antibiotik.

Hati-hati jamur  
Yang perlu diperhatikan, ujar Ari, jangan sampai orang tua keliru mengira biang keringat padahal sebenarnya jamur. "Ini sering terjadi, lho. Orang tua mengeluh, biang keringatnya, kok, enggak sembuh-sembuh. Sewaktu diperiksa baru ketahuan itu bukan biang keringat, melainkan jamur," tuturnya. Oleh karena itu, anjurnya, sebaiknya orang tua yang sudah mencoba obat-obatan biang keringat memperhatikan bentuk hasil uji cobanya. Apalagi, sering terjadi kulit bayi tetap tak membaik meskipun sudah dicoba berbagai obat gatal.

"Sebaiknya bawa ke dokter terdekat untuk memastikan apakah benar biang keringat atau jamur. Karena orang awam mungkin sulit membedakan jamur dengan biang keringat. Mereka hanya lihat bintil-bintil merah. Tapi kalau dokter, pada umumnya dengan melihat sepintas bisa membedakan ini jamur atau biang keringat." Begitu pun bila bayi mengalami bruntusan merah di daerah kelamin.

"Itu bukan biang keringat karena tak ada pengaruhnya antara BAK dengan biang keringat. BAK merupakan fungsi sekresi yang berhubungan dengan saluran kemih, sedangkan biang keringat adalah sumbatan kelenjar keringat," terang Ari. Begitu juga bila bokong bayi mengalami bintil-bintil erah, "urusannya bukan pada biang keringat tapi lebih ke ruam popok."

Bagaimanapun, memang lebih aman diperiksakan dulu ke dokter baru kemudian diobati. Bukan begitu, Bu-Pak?

Sumber : Kompas.com

Atasi Radang Gusi dengan Kumur Air Garam


Cara Atasi Radang Gusi 


Shutter Stock
Gusi yang sehat berwarna merah muda dan keras. Jika gusi terlihat lunak, meradang, mudah berdarah dan warnanya merah tua, besar kemungkinan telah terjadi peradangan (gingivitis).

Radang gusi terjadi karena terbentuknya plak, yaitu lapisan bakteri yang tidak berwarna dan lengket pada gigi. Itu sebabnya langkah pertama untuk mengatasi gingivitis adalah dengan menghilangkan plak. Program jangka panjang kebersihan gigi dan mulut juga perlu dilakukan untuk menyembuhkan dan mencegah radang gusi.

Ada cara alami untuk mengobati rasa nyeri pada gusi yang meradang, yaitu dengan berkumur air garam. "Bila berkumur dengan air garam, daerah yang bengkak jadi hipertonik sehingga bakteri yang ngumpul di plak akan keluar," kata Prof.drg.Melanie Djamil, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta.

Akan tetapi, kumur dengan air garam adalah solusi sementara. "Jika sumber masalah gangivitis adalah plak dan tartar, tetap saja harus dibersihkan dulu agar sakitnya tidak datang lagi," katanya.
Sumber: Kompas.com