Jumat, 21 Januari 2011

Bahagia Dengan Berpikir Sehat

10 Pikiran Sehat untuk Bahagia
Penulis : prita daneswari
10 Pikiran Sehat untuk Bahagia sheknows.com
TUBUH yang sehat berawal dari pikiran yang sehat pula. Maka itu, pikiran yang sehat tentunya akan memengaruhi kesehatan tubuh, begitu pula dan sebaliknya. Maka usahakan untuik selalu berpikir positif untuk meciptakan tubuh sehat.

Namun, bagaimana cara menciptakan pikiran sehat? Anda boleh mencoba memikirkan 10 hal di bawah ini:

1. Bersyukur atas segalanya, termasuk kesehatan. Maka itu, luangkan waktu setiap hari untuk merawat tubuh, pikiran, dan jiwa.
2. Jangan menunda! Lakukan perubahan baik yang diinginkan sekarang juga.
3. Pikiran adalah sebuah benda. Maka, ciptakah pikiran yang baik untuk hidup yang baik pula.
4. Utarakan isi hati dengan sungguh-sungguh.
5. Kasih sayang adalah dasar dari segalanya. Pertama-tama sayangilah diri sendiri dan sebarkan ke sekitar kita.
6. Kita semua memiliki pilihan. Pilihlah apa yang terbaik untuk diri sendiri, tapi juga tak merugikan orang lain.
7. Bersenang-senanglah! Tersenyum, tertawa, bermain, rayakanlah sesuatu.
8. Menyumbang akan membuat kita menjadi pribadi murah hati dan mampu menyenangkan orang lain.
9. Buang jauh dan tinggalkan hal yang tidak perlu atau merugikan atau itu akan memperlambat kita.
10. Tampil! Jangan terus sembunyi, perlihatkan diri kepada orang lain. (Pri/Shine/OL-06)

Sumber:mediaindonesia.com

Cara Mengurangi Penderitaan Hidung Tersumbat

5 Cara Kurangi Penderitaan Hidung Tersumbat
Penulis : prita daneswari

5 Cara Kurangi Penderitaan Hidung Tersumbat photobucket.com
 GEJALA pilek, seperti hidung tersumbat, demam, pegal, sakit kepala, dan batuk memang sangat tidak membuat kita nyaman. Meski beberapa gejala tersebut telah sembuh setelah beristirahat dan menjalani pengobatan, ada yang masih tertinggal yakni masih mengalirnya lendir atau ingus dari hidung.

Penumpukan lendir itulah yang kemudian menyebabkan hidung kita tersumbat. Untuk mengatasinya, kita biasanya selalu menyediakan tisu atau kerap ke kamar mandi untuk megeluarkannya agar hidung bisa kembali bernapas. Berikut ada beberapa cara lain yang bisa Anda coba untuk mengatasi kondisi tersebut:

1. Minum banyak air. Penting untuk menjaga cairan dalam tubuh supaya kondisi hidung tetap lembap sehingga lebih kebal terhadap infeksi.

2. Berada di tempat hangat. Berdiam di ruangan berpendingin justru akan memperburuk penyumbatan hidung karena bertambahnya lendir sehingga kepala akan terasa nyeri.

3. Perbanyak asupan vitamin C. Makan buah yang kaya vitamin C seperti jeruk dan stroberi. Atau, Anda juga bisa meminum suplemen vitamin C.

4. Kunyah saja jahe untuk mengurangi ingus sehingga penyumbatan hidung terbuka. Coba makan 3 irisan jahe setiap harinya. Jahe memang merupakan obat alami yang terbilang efektif.

5. Saat hendak mengeluarkan ingus dalam hidung, jangan dipaksa. Hembuskan napas melalui hidung secara perlahan. Usahakan jangan menyedot ingus. (Pri/OL-06)

Sumber : mediaindonesia.com

Selasa, 18 Januari 2011

Dahsyatnya Musik

Dahsyatnya Musik Sama seperti Bercinta




shutterstock
Mendengarkan musik favorit, baik itu musik beraliran pop, rock, jazz, maupun klasik, akan memicu reaksi kimia dalam tubuh seperti halnya ketika kita sedang bercinta, makan makanan enak, atau mengonsumsi obat. Mungkin itu sebabnya musik sangat menenangkan dan populer.
Para peneliti yang terdiri dari pakar neuroscientist dari Kanada menemukan bahwa ketika kita sedang mendengarkan musik favorit, tubuh akan mengeluarkan hormon dopamin.
Dalam dosis yang tepat, dopamin akan menciptakan kekuatan, kegembiraan, serta dorongan kuat untuk memberikan imbalan. Hormon ini dilepaskan tubuh ketika seseorang memandang kekasih hatinya ataupun menyantap hidangan lezat.
"Musik menelusup jauh ke dalam otak, yang melibatkan sistem biologik sejak manusia purba. Mungkin itu menjelaskan mengapa dopamin menimbulkan sensasi kesenangan di striatum, bagian dalam otak yang primitif," kata Robert Zatorre, Ketua Peneliti Montreal Neurological Institute, Kanada.
Ia menambahkan, efek musik yang dahsyat itu bisa dipakai untuk mengatur alam bawah sadar kita. "Heroin dan kokain juga punya efek sama, tapi dampaknya adalah kecanduan. Sementara itu, tubuh tidak rugi apa-apa jika kita kecanduan musik," katanya.
Dalam risetnya, Zatorre meminta para partisipan studi mendengarkan musik sesuai dengan selera masing-masing, kemudian mereka melakukan pemindaian otak untuk mengetahui aktivitas otak yang terjadi ketika musik diperdengarkan. "Semua jenis musik mengaktifkan bagian otak yang sama selama kita menyenangi jenis musik tersebut," katanya.

Sumber : kompas.com