Kamis, 06 Oktober 2011

Bahaya saat Dimanja Teknologi




DENGAN
 semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mengembangkan cara-cara baru dan inovatif untuk mengurangi tenaga kerja manual dan membuat hidup lebih mudah. Namun, sayangnya sangat sedikit perhatian yang diberikan bahwa inovasi berdampak pada kesehatan kita. 
Bahaya saat Dimanja Teknologi
sxc.hu

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik dan peningkatan tingkat emisi gas rumah kaca dapat menyebabkan kondisi yang melemahkan seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Pada kenyataannya, sebagian besar produk yang kita gunakan sehari-hari dapat berdampak negatif terhadap tingkat kebugaran dan menekan sistem kekebalan tubuh. Mari kita lihat beberapa bahaya kesehatan dari kenyamanan modern dan bagaimana mengatasinya

a. Ponsel
Kebutuhan akan komunikasi dan interaksi instant telah membuat ponsel menjadi bagian integral dari kehidupan kita. Tapi, apakah Anda tahu bahwa ponsel dan menaranya memancarkan sejumlah besar elektromagnetik (EMFs). Menurut penelitian terakhir, EMFs telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan termasuk keguguran, cacat lahir, dan kanker payudara. Frekuensi ini disebut-sebut memengaruhi hormon tubuh melatonin yang melindungi sistem kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antioksidan kuat.

b. Microwave
Ini merupakan sebuah cara populer dalam mempersiapkan dan menghangatkan kembali makanan. Ada banyak spekulasi mengenai penggunaan gelombang mikro. Memasak makanan dalam microwave selama jangka waktu yang lama dapat mempercepat degradasi struktural yang mengarah ke pemurunan gizi makanan. Bioavailabilitas mengurangi nutrisi seperti vitamin C, E, B kompleks, mineral penting, dan nucleoproteins. Jadi, ketika menggunakan microwave, disarankan untuk menggunakannya sebentar saja.

c. Plastik
Ini sering dianggap sebagai kemudahan modern revolusioner. Nyatanya, plastik kerap dikaitkan dengan sejumlah kondisi kesehatan yang berbahaya. Produk plastik seperti polyvinyl klorida, pthalates, dan polistirena sering dikaitkan dengan efek merugikan kesehatan seperti kanker, maag, iritasi mata, infertilitas, dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak berlebihan menggunakan produk plastik dan memilih menggunakan bahan alternatif bila memungkinkan.

d. Alat masak teflon
Jutaan orang di seluruh dunia menggunakan peralatan masak antilengket teflon untuk memasak yang bersih dan menyenangkan. Tapi, mereka tidak tahu adalah fakta bahwa teflon memiliki lapisan sintetis dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah seperti cacat lahir. Produk ini juga dianggap sebagai karsinogen dan tidak memiliki sifat biodegrading.

Sumber : mediaindonesia.com

Ajari Anak Menghargai Uang


15 Cara Cerdas Ajari Anak Menghargai Uang


MESKIPUN
 anak Anda tidak dilahirkan dengan kondisi keuangan yang stabil, jangan khawatir.  Ada banyak cara membantunya anak mengelola keuangan secara cerdas dan memperlakukan uang secara sehat sejak kecil. Strategi ini membantu Anda dan juga anak Anda untuk saling mengoreksi. Anda akan terpacu untuk semakin baik mengelola keuangan, sementara anak Anda belajar mempersiapkan diri untuk masa depan keuangannya. Simak yuk 23 cara cerdas Media Perempuan yang akan dibagikan untuk Anda. 
15 Cara Cerdas Ajari Anak Menghargai Uang
teenagemoneygenius.com

1. Bantu anak-anak membuat daftar yang bisa menghasilkan uang dan daftar belanja yang notabene bisa menghabiskan uang.
2. Ajarkan anak untuk membuat prioritas kebutuhan.
3. Mintalah anak Anda untuk memikirkan sesuatu yang baru-baru ini membeli bahwa dia benar-benar ingin. Apa yang dirasakannya sebelum mendapatkan barang yang diinginkannya, tahanlah dan tanyakan lagi apa yang dirasakan abak Anda dua minggu kemudian?
4. Mintalah anak-anak mengemukakan kebutuhannya akan uang dan apa yang membuat mereka bosan dalam mengelolanya. Menabung cara konvensional atau membelanjakan uang?
5. Diskusikan dana darurat uang dan alasannya. Anak-anak tidak peduli sedarurat apakah keadaan yang akan dihadapi, namun dengan bantuan orangtua yang cerdas, ia akan mendapatkan gambaran yang tepat untuk anak seusianya. Mungkin keadaan darurat yang dimaksud adalah, ketika ia harus naik taksi saat sopir keluarga Anda berhalangan hadir sementara uang sakunya tidak cukup.
6. Jangan ajari anak untuk membeli sesuatu dengan cara berhutang, tetapi ajarilah anak untuk menabung untuk membeli sesuatu, atau membeli sesuatu sesuai dengan kondisi keuangan.
7. Berilah upah kecil saat anak Anda mau melakukan sesuatu, tidak perlu terlalu besar. Hal yang paling penting bukan uangnya, namun semangatnya. Artinya, jika seseorang ingin mendapatkan uang maka ia harus bekerja dan melakukan sesuatu yang produktif. Tidak boleh sekadar minta.
8. Boleh sesekali Anda bercerita saat Anda mendapatkan uang. Misalnya karena prestasi Anda memenangkan tender, lomba atau hasil kerja keras Anda selama kurun waktu tertentu.
9. Seringlah ajak berbicara mengenai efek lanjutan membeli sesuatu. Misalnya, membeli mesin cuci atau air conditioner, akan menambah biaya listrik.
10. Diskusikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan.
11. Ajarkan pada anak Anda banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.
12. Ajarkan pentingnya membayar hutang dengan cara cepat daripada harus menundanya.
13. Berilah penghargaan atas tabungan yang ia peroleh, misalnya, ia akan mendapatkan tambahan Rp 1.000 dari Anda per Rp 10.000 yang sanggup ia tabungkan.
14. Beritahukan pada anak Anda apa yang menjadi keinginan Anda dan suami dalam jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya keinginan membeli mobil baru atau harus pindah rumah dan berilah gambaran berapa biaya yang dibutuhkan. Hal ini akan membuat anak paham bahwa ia tidak bisa membeli baju sesering yang ia inginkan.
15. Diskusikan menjadi kaya dalam kasih sayang, pengertian, empati, teman dan pengetahuan. Bagaimana kita bisa menggunakan uang untuk membantu menunjukkan hal-hal yang kita hargai.

Sumber : mediaindonesia.com