Sejak melakukan meditasi secara teratur sehari dua kali masing-masing selama 15 menit dapat merasakan manfaatnya secara nyata yaitu untuk mengurangi stres atau sekadar relaksasi.Pada tahap menjalani upacara pembersihan diri dan Meditasi Jati Diri yang dilakukan sehari penuh, yang bertujuan mengenal diri sendiri dengan melihat kembali 'file' hidup kita selama ini, sangat membantu untuk memberi ketenangan dan sekaligus mengajarkan kepasrahan kepada kehendak-Nya.
Pengaruh meditasi pada fertilitas tidak secara langsung. Dengan melalukan meditasi, seseorang bisa berada dalam keadaan tenang, homeostatis atau seimbang. Keadaan homeostatis ini mempengaruhi keseimbangan sistem yang ada dalam tubuh manusia, yaitu sistem daya tahan tubuh, sistem saraf otonom, dan hormonal. Sistem hormonal akan berfungsi semaksimum mungkin yang dapat mempengaruhi kerja hormon-hormon yang mempengaruhi kehamilan seseorang sehingga terjadilah hasil yang diharapkan, yakni kondisi ovum dari ibu ddan sperma dari bapak yang prima siap untuk pembuahan. Uterus juga siap menerima hasil pembuahan yang kemudian janin dapat tumbuh berkembang dengan baik didalamnya.
Disamping itu dalam keadaan meditasi, dapat terjadi spirit atau roh anak dalam kondisi terbaik. Roh atau atma adalah penyatuan energi ibu, bapak, dan Tuhan. Atma atau spirit ini merupakan sumber kehidupan, pengetahuan, dan kemampuan manusia. Dalam keadaan meditasi, ibu dan bapak berusaha menyaring energi yang terbaik sehingga anak lahir dengan membawa gen yang baik; karma yang baik.
Saat menginginkan anak dalam keluarga, usaha seorang ibu dan bapak tidak hanya untuk menghadirkan anak, tetapi bagaimana ia mampu melahirkan keturunan yang berkualitas, artinya mempunyai kepribadian matang, semangat juang, dan inteligensi yang tinggi. Kesehatan janin tidak hanya ditentukan oleh faktor fisik dan mental, tetapi juga roh. Pengalaman janin dalam kandungan membentuk dasar kepribadiannya.
Keadaan fisik dan mental ibu dan bapak mempengaruhi pertumbuhan fisik serta perkembangan mental janin. Ibu yang mempraktekkan meditasi berada dalam keadaan homeostatis, aliran darah ibu berjalan teratur dengan memberikan irama teratur dan monoton. Keadaan ini menenangkan janin, merangsang pertumbuhan fisik yang baik.Perkembangan mental janin berjalan dengan baik. Janin dapat menangkap dan menyimpan informasi yang datang dari luar dengan baik yang merupakan pennanaman dasar memori janin untuk menghadapi kehidupan diluar kandungan ibu.
Komunikasi ibu, bapak dan janin dapat berjalan melalui hubungan roh dengan roh. Ibu dan bapak memahami apa yang diinginkan oleh janin. Ibu juga dapat memberikan rasa kasih sayang, rasa aman, dan dihargai pada janin dengan baik. Dengan meditasi, ibu dapat tidur nyenyak sehingga peranannya besar dalam pertumbuhan dan perkembangan janin. Meditasi dapat memberikan rasa nyaman pada ibu dengan kehamilannya ini yang mempengaruhi pembentukan dasar kepribadian anak selama dalam kandungan.
Meditasi dapat menenangkan ibu dalam melahirkan janin karena terjalin komunikasi dan kerja sama dengan janin. Ibu telah menenamkan dalam diri janin selama proses perjuangan keluar melewati rahim ibu sebagai dasar menghadapi stes dalam kehidupanini, yakni "Hidup itu perjuangan. Hidup itu indah. Hidup itu bahagia. Apa yang tidak mungkin, bisa menjadi mungkin kalau Tuhan menghendaki."
Sumber: Majalah Nirmala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar